BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dunia informatika akan selalu bersifat dinamis, dalam artian akan selalu berkembang mengikuti jaman. Hal yang paling nampak adalah perkembangan internet. Saat ini semakin banyak bermunculan website-website di dunia maya. Sebagai user tentunya kita sangat sering menggunakan website tersebut.
Ada banyak sekali program-program yang dapat digunakan untuk membuat website tersebut, contohnya : php, dreamwaver, joomla, dll. Namun dasar dari pemrograman tersebut tetaplah satu yakni HTML.
Sebagai dasar pembuatan web sebaiknya bahasa pemrograman HTML harus dikuasai oleh web maker atau pembuat web. Namun dikarenakan banyaknya software ataupun web yang menawarkan pembuatan web secara instan, bahasa pemrograman HTML sering dilupakan, padahal ini merupakan dasar.
Berlatar belakang ini maka penulis pada makalah ini akan membahas mengenai bahasa pemrograman HTML.
1.2 Tujuan Penulisan
Setiap melakukan perkerjaan tentunya ada sasaran yang hendak dicapai. Demikian pula yang terjadi dalam penyusunan makalah ini. Tujuan penyusunan makalah ini adalah sebagai sarana pemenuhan atas tugas mata kuliah pemrograman terstruktur. Selain itu makalah ini juga disusun untuk menjawab permasalahan yang telah dijabarkan pada latar belakang masalah. Penulis berharap makalah ini pada akhirnya akan berguna sebagai sumber referensi bagi siapa saja yang ingin mempelajari mengenai bahasa pemrograman HTML.
1.3 Metode Pengumpulan Data
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan 2 metode yakni kepustakaan dan observasi. Metode kepustakaan disini maksudnya penulis menyusun makalah ini dengan menggunakan sumber referensi yang sudah ada.
Sedangkan metode observasi maksudnya penulis mengambil beberapa sampel listing program dan didapat, mempraktekkannya dan mencoba menganalisanya.
1.4 Sistematika Penulisan
Makalah ini terbagi daslah 3 bagian inti, yakni:
BAB I : PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang pemilihan tema, tujuan penulisan, metode yang digunakan penulis dan sistematika penyusunan makalah ini
BAB II : PEMBAHASAN
Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai dasar-dasar HTML, pengertian HTML, dan beberapa contoh pemrograman menggunakan bahasa pemrograman HTML.
BAB III : PENUTUP
Pada bagian ini akan diberikan kesimpulan dari pembahasan yang sudah ada sebelumnya.
BAB II
DESAIN WEB DENGAN MENGGUNAKAN HTML
2.1. Pengertian HTML
HTML atau Hypertext Markup Language merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau document dari web server ke browser kita (Internet Explorer, Netscape Navigator, NeoPlanet, dll). HTML dirancang untuk digunakan tanpa tergantung pada suatu platform tertentu. Dokumen HTML adalah suatu text biasa, dan disebut sebagai markup language karena mengandung tanda – tanda ( tag ) tertentu yang digunakan untuk menetukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen. HTML inilah yang memungkinkan Anda menjelajah internet dan melihat halaman web yang menarik.
Pada dokumen HTML yang termasuk system bypertext, maka dari itu kita tidak harus membaca dokumen tersebut secara urut dari atas kebawah atau sebaliknya. Ciri utama HTML adalah adanya tag dan elemen. Elemen tersebut adalah HEAD ini berfungsi memberikan informasi tentang dokumen tersebut dan BODY yang berfungsi menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan didalam browser.
Sekarang ini di pasaran terdapat banyak sekali HTML authoring (software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web). Macromedia Dreamweaver, Adobe GoLive, MS FrontPage sebagai contohnya. Tetapi tanpa mengetahui dasar-dasarnya kita tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Karena walaupun software-software tersebut semakin menawarkan kemudahan dalam membuat halaman web, tetapi biasanya seseorang masih perlu untuk mengedit halaman web tersebut secara manual. Terutama untuk halaman web yang sangat komplek.
Dalam tutorial ini Anda akan kami ajak untuk mengetahui dasar-dasar dari desain web. Yang dibutuhkan hanya sebuah word processor. Anda bisa menggunakan Notepad, WordPad, MS Word atau yang lainnya. Tapi yang paling mudah adalah menggunakan Notepad.
2.2 Struktur dasar HTML
HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan halaman web. Dalam penggunaannya sebagian besar kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda “/”).
Berikut ini adalah kerangka dasar dokumen HTML yang merupakan aturan dari W3 Consortium.
<HTML>
<HEAD>***bagian dari head***</HEAD>
<BODY>***bagian dari body***</BODY>
</HTML>
Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu :
<HTML>
Sebagai tanda awal dokumen HTML.
<HEAD>
Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.
<TITLE>
Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar).
Contoh : <TITLE>Tips HTML — http://www.klik-kanan.com</TITLE>
<BODY>
Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain.
Atribut :
BGCOLOR, BACKGROUND, TEXT, LINK, VLINK, ALINK, LEFTMARGIN & TOPMARGIN.
Contoh :
<BODY bgcolor=”#000000″ background=”images/pcb.gif” text=”#FFFFFF” link=”#FF0000″ vlink=”FFFF00″ alink=”#0000FF”>
Sebuah contoh sederhana dokumen HTML :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Halaman pembuka
</TITLE>
</HEAD>
<BODY bgcolor=”#FFFFFF” background=”images/gambar1.gif” text=”#FF0000″>
Letakkan text, images, dan link Anda di sini
</BODY>
</HTML>
- a. Membuat Homepage Sederhana
- Notepad
Adapun langkah kerja membuat homepage dengan menggunakan Notepad adalah:
- Klik Start pada menu utama Windows
- All Programs
- Accessories
- Notepad
- Pembuat Grafis
- Browser
Ada 2 hal penting yang perlu kita ketahui yaitu fasilitas View Source dan Refresh yang berguna mempercepat pekerjaan jika kita menggunakan Internet Explorer, yaitu :
- View Source, untuk melihat source (isi perintah HTML) dari sebuah dokumen HTML. Pada browser internet explorer,jika mengklik View lalu pilih Source, maka akan terlihat source dari dokumen tersebut seperti pada Notepad. Sehingga kita akan lebih mudah melakukan perubahan/edit dengan cepat
- Refresh, melihat dengan cepat tampilan baru dokumen HTML yang telah di ubah. Dengan cara mengklik symbol refresh atau tekan F5.
- b. Pengaturan Tampilan Homepage
1) HTML Format Teks
Untuk mendapatkan halaman web yang baik Anda harus melakukan pengaturan terhadap teks seperti memilih jenis dan ukuran huruf, perataan, dll. Tag-tag di bawah ini yang biasa digunakan dalam pengaturan teks :
- Headers: <Hn>..</Hn>
Contoh tulis dalam notepad :
<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2>Header level 2</H2>
<H3>Header level 3</H3>
<H4>Header level 4</H4>
<H5>Header level 5</H5>
<H6>Header level 6</H6>
<HTML><BODY>
- Paragraph Baru: <P>
Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini: <HTML><BODY>
Paragraf pertama <P>Paragraf kedua <P>Paragraf ketiga
</BODY></HTML>
- Line Break: <BR>
<HTML><body> baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
<HTML><BODY>
Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:
<HTML><BODY>
Baris pertama
<BR>Baris kedua
<BR>Baris ketiga
</HTML></BODY>
Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
Membuat baris kalimat, Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code menjadi seperti ini:
<HTML><BODY>
Baris pertama<BR><BR>Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga<BR><BR><BR>Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam
</BODY></HTML>
Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga
Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam
Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya.
- No Line Break: <NOBR>
- Font <FONT>
Size adalah Ukuran font yang digunakan, berkisar antara 1 – 7 dengan 1 merupakan ukuran terkecil dan 7 merupakan ukuran terbesar.
Face adalah jenis atau nama font. Anda bisa memilih maksimal 3 jenis font yang masing-masing dipisahkan oleh koma. Bila terdapat spasi yang terletak pada nama font maka harus digunakan tanda garis bawah ( _ ). Dalam memilih jenis font ini harus dipertimbangkan apakah font yang kita gunakan pada halaman web kita nantinya akan terdapat pada komputer pengguna yang lain (pengakses web kita). Pendeknya kita tidak usah menggunakan font-font yang bentuknya aneh-aneh, gunakan saja font standar. Tapi bila Anda ingin menggunakan font yang sedikit “aneh” Anda bisa menggunakan graphic.
COLOR adalah Warna font, didefinisikan dengan menggunakan nilai RGB/HEX atau bisa juga langsung menggunakan nama warna (red misalnya).
Contoh :
<FONT SIZE=4 FACE=”Verdana, Arial, Helvetica” COLOR=”#FF0000″>Contoh teks yang berwarna merah</FONT>
Hasilnya akan terlihat seperti :
Contoh teks yang berwarna merah
- <BASEFONT>
Contoh :
<BASEFONT SIZE=2 FACE=”Arial,Helvetica” COLOR=”#FF0000″>
- <CITE>Digunakan untuk quoting text
- <CODE>
- <SAMP>
- <KBD>
- <SMALL> Ukuran teks akan lebih kecil satu ukuran
- <SUP> Membuat tekssuperscript
- <SUB> membuat tekssub script
- <ABBREV>Abbreviations
- <ACRONYM> Untuk akronim
- <PERSON> Digunakan untuk indexing
- <Q> Membuat short inline quotation
- <VAR> Membuat variable name, selalu dalam ITALICS.
- <I> Italic text
- <U> Underscore
- <TT> Typewriter
- <S> Strikeout – draws a line through the text
- <PRE> Preformatted Text
- <DFN> Definition
- <BLINK> Text berkedip (lebih baik jangan digunakan)
- <STRONG> Strong
- <ADDRESS>
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tipe-tipe Teks</TILE>
</HEAD>
<BODY>
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.
2) HTML Image ( gambar )
Digunakan untuk menampilkan image atau animasi gif pada halaman web Anda. Atributnya adalah : alt, align=(center, left, right), hspave, vspace, border, width & height.
Contoh :
<IMG SRC=”logo.gif” alt=”Ini adalah logo halaman pembuka” width=200 height=100>
<IMG SRC=”logo.gif” hspace=10 vspace=5 align=right border=2>
3) HTML Links :
Digunakan untuk membuat link ke halaman lain. Tulisan yang terletak antara <A> dan </A> akan terdapat garis bawah.
Contoh :
<A HREF=”halaman2.html”>Klik di sini</A> Untuk membuat link ke halaman lain.
<A HREF=”mailto:webmaster@klik-kanan.com”>Klik di sini</A> Untuk membuat link pada alamat e-mail.
<A HREF=”#aplikasi”>Klik di sini</A> Untuk membuat link ke bagian lain pada halaman yang sama.
<A HREF=”halamanlain.html#aplikasi”>Klik di sini</A> Untuk membuat link kebagian lain pada halaman yang berbeda.
<A HREF=”halaman2.html”><IMG SRC=”gambar.gif”></A> Untuk membuat link dengan menggunakan gambar.
4) HTML List ( dasar urutan )
Terdapat tiga tipe list yang dapat digunakan, yaitu :
- Unordered Lists <UL>
Contoh :
<UL>
<LI> Item nomer 1
<LI> Item nomer 2
<LI> Item nomer 3
</UL>
Hasil dari kode di atas adalah:
Item nomer 1
Item nomer 2
Item nomer 3
Dengan atribut TYPE Anda dapat mendefinisikan bentuk disc, circle atau square bullet point.
Contoh : <UL COMPACT>
- Ordered Lists: <OL>
Contoh :
<OL TYPE=I>
<LI> Item nomer 1
<LI> Item nomer 2
<LI> Item nomer 3
</OL>
Hasil dari kode di atas adalah :
Item nomer 1
Item nomerr 2
Item nomerr 3
Untuk TYPE Anda dapat juga menggunakan :
1– Default numbers, 1, 2, 3, etc.
A– Huruf besar. A, B, C, etc.
a– Huruf kecil. a, b, c, etc.
I– Romawi huruf besar. I, II, III, etc.
i- Romawi huruf kecil , i, ii, iii, etc.
- Definition Lists: <DL>
<DL>
<DT> Item pertama.
<DD> Penjelasan tentang item pertama.
<DT> Item kedua.
<DD> Penjelasan tentang item kedua
</DL>
Hasil dari kode di atas adalah :
Item pertama.
Penjelasan tentang item pertama.
Item kedua.
Penjelasan tentang item kedua
5) HTML Table ( tabel )
Tabel sangat penting artinya dalam desain web. Karena dengan menggunakan tag table Anda dapat membuat halaman web “terbagi” pada beberapa kolom atau baris. Contohnya seperti pada halaman web yang sedang Anda baca ini.
Terdapat tiga tag atau elemen utama yang digunakan dalam pembuatan table : <TABLE>, <TR>, dan <TD>. Yang perlu diingat adalah bahwa tab <TR> dan <TD> harus terletak di antara tag <TABLE> dan </TABLE>
<TABLE> Terdiri dari atribut :
align – perataan : rata kiri (left), tengah (center) atau kanan (right).
bgcolor – warna latar belakang (background) dari tabel.
border – ukuran lebar border tabel (dalam pixel).
cellpadding – jarak antara isi cell dengan batas cell (dalam pixel).
cellspacing – jarak antar cell (dalam pixel).
width – ukuran tabel dalam pixel atau percent.
Contoh :
<TABLE align=”center” bgcolor=”#0000FF” border=”2″
cellpadding=”5″ cellspacing=”2″ width=”90%”>
<TR>
Tag ini digunakan untuk membuat baris baru (pada tabel). Terdiri dari atribut:
align – perataan : rata kiri (left), tengah (center) atau kanan (right).
bgcolor – warna latar belakang dari baris.
valign – perataan vertikal : top, middle atau bottom.
Contoh : <TR align=”right” bgcolor=”#0000FF” valign=top>
<TD>
Tag ini digunakan untuk membuat kolom baru pada tabel.
align – perataan
background – image yang digunakan sebagai latar belakang dari kolom.
bgcolor – warna latar belakang
colspan – lihat gambar contoh
height – ukuran tinggi cell dalam pixels.
nowrap – membuat supaya isi dari kolom tetap berada pada satu baris.
rowspan – lihat gambar contoh
valign – perataan vertikal :top, middle atau bottom.
width – ukuran kolom dalam pixel atau percen.
Contoh :
<TD align=”right” background=”back.gif” bgcolor=”#0000FF” colspan=”3″ height=”200″ nowrap rowspan=”2″ valign=”bottom” width=”300″
<table width=”100″ border=”1″ cellspacing=”2″
cellpadding=”2″>
<tr>
<td bgcolor=”#0000FF”> </td>
<td bgcolor=”#FFFF66″> </td>
<td rowspan=”2″ bgcolor=”#FF3366″> </td> </tr>
<tr> <td colspan=”2″ bgcolor=”#33CC66″> </td> </tr> <tr>
<td colspan=”3″ bgcolor=”#FFCC99″> </td>
</tr>
</table>
<table width=”100″ border=”0″ cellspacing=”0″
cellpadding=”0″>
<tr> <td bgcolor=”#0000FF”> </td>
<td bgcolor=”#FFFF66″> </td>
<td rowspan=”2″ bgcolor=”#FF3366″> </td>
</tr
- A.
6. HTML Frames1<FRAMESET cols=”*,140″> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAME SRC=”menu.htm”> </FRAMESET>
2<FRAMESET cols=”100,*”> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAME SRC=”menu.htm”> </FRAMESET>
3<FRAMESET rows=”100,*”> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAME SRC=”menu.htm”> </FRAMESET>
4<FRAMESET rows=”*,60″> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAME SRC=”menu.htm”> </FRAMESET>
5<FRAMESET rows=”*,60″> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAMESET cols=”50%,50%”> <FRAME SRC=”menu.htm” > <FRAME SRC=”menu2.htm” > </FRAMESET></FRAMESET>
6<FRAMESET cols=”*,50%”> <FRAME SRC=”homepage.htm”> <FRAMESET rows=”15%,15%,70%”> <FRAME SRC=”menu.htm” > <FRAME SRC=”menu2.htm” > <FRAME SRC=”menu3.htm” > </FRAMESET></FRAMESET>
7<FRAMESET cols=”50%,50%”> <FRAMESET rows=”50%,50%”> <FRAME SRC=”homepage.htm” > <FRAME SRC=”homepage2.htm” > </FRAMESET> <FRAMESET rows=”50%,50%”> <FRAME SRC=”menu.htm” > <FRAME SRC=”menu2.htm” > </FRAMESET></FRAMESET>
8<FRAMESET rows=”15%,70%,15%”> <FRAME SRC=”homepage.htm” > <FRAMESET cols=”15%,70%,15%”> <FRAME SRC=”menu.htm”> <FRAME SRC=”menu2.htm”> <FRAME SRC=”menu3.htm”> </FRAMESET> <FRAME SRC=”homepage.htm”> </FRAMESET></FRAMESET>
- B.
- c. Kumpulan Tag HTML
| <!– –> | Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser |
| <a href> | Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut |
| <a name> | Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama |
| <applet> | Sebagai awal dari Java applets |
| <area> | Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map |
| <b> | Membuat teks tebal |
| <basefont> | Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font |
| <bgsound> | Memberi (suara latar) background sound pada halaman web |
| <big> | Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya |
| <blink> | Membuat teks berkedip |
| <body> | Tag awal untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap text, warna link & visited link |
| <br> | Pindah baris |
| <caption> | Membuat caption pada tabel |
| <center> | Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar |
| <comment> | Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser |
| <dd> | Indents teks |
| <div> | Represents different sections of text. |
| <embed> | Menambahkan sound or file avi ke halaman web |
| <fn> | Seperti tag <a name> |
| <font> | Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks |
| <form> | Mendefinisikan input form |
| <frame> | Mendefinisikan frame |
| <frameset> | Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame |
| <h1> … <h6> | Ukuran font |
| <head> | Mendefinisikan head document. |
| <hr> | Membuat garis horizontal |
| <html> | Bararti dokumen html |
| <i> | Membuat teks miring |
| <img> | Image, imagemap atau an animation |
| <input> | Mendefinisikan input field pada form |
| <li> | Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag <dir>, <menu>, <ol> and <ul> ) |
| <map> | Mendefinisikan client-side map |
| <marquee> | Membuat scrolling teks (teks berjalan) – hanya pada MS IE |
| <nobr> | Mencegah ganti baris pada teks atau images |
| <noframes> | Jika browser user tidak mendukung frame |
| <ol> | Mendefinisikan awal dan akhir list |
| <p> | Ganti paragraf |
| <pre> | Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama |
- d. Kode untuk karakter khusus
| Simbol | Karakter yg ditampilkan |
| " | “ |
| & | & |
| < | < |
| > | > |
| Œ | OE |
| œ | oe |
| Š | Š |
| š | š |
| Ÿ | Ÿ |
| ˆ | ˆ |
| ˜ | ˜ |
|   | |
|   | |
|   | |
| ‌ | |
| ‍ | |
| ‎ | |
| ‏ | |
| – | – |
| — | — |
| ‘ | ‘ |
| ’ | ’ |
| ‚ | ‚ |
| “ | “ |
| ” | ” |
| „ | „ |
| † | † |
| ‡ | ‡ |
| ‰ | ‰ |
| ‹ | ‹ |
| › | › |
| € | € |
<head>
<title> Contoh script HTML </title>
</head>
<body>
<h2>Belajar Desain WEB dengan HTML</h2>
HTML adalah dasar pembuatan website,<br>
dimana perintah – perintah HTML dapat diketik <br>
pada notepad (bila menggunakan S.O Windows) atau
Vi(bila menggunakan Linux).
</body>
</html>
Simpan dengan nama Source1.htm dengan memilih type All files. Kemudian buka dengan Browser dan lihat hasilnya.
BAB III
KESIMPULAN
Pada akhir makalah ini, penulis akan memberikan sedikit kesimpulan tentang isi makalah. Keberadaan Internet atau lebih dikenal dengan istilah dunia maya pada saat sekarang ini merupakan bukan hal yang asing lagi bagi setiap orang melainkan telah dikenal oleh seluruh orang hmpir diseluruh penjuru dunia . Maka dari itu dalam pembuatan Website dituntut untuk lebih maju lagi dan berkembang tentunya mengikuti perkembangan zaman. Para programmer saling berusaha membuat sesuatu yang lebih baru lagi yang tentunya lebih uptudate dengan merancangkan program – program yang lebih canggih, salah satunya dengan menggunakan pemrograman HTML. Tentunya sebelum kita melangkah lebih maju lagi dalam pembuatan website dalam menggunakan pemrograman tersebut kita harus mengerti terlebih dahulu apa itu HTML, bagian – bagian utama dari HTML dan seluruh layout web dalam pemrograman HTML.
Berbagai macam bentuk layout pada pemrograman HTML dalam mendesain website merupakan bagian – bagian yang harus diketahui, karena itu menentukan dari hasil rancangan dalam pembuatan suatu pogram/ website. Apalagi dengan perkembangan Iptek sekarang ini lebih menuntut untuk menghasilkan sesuatu program ataupun website yang lebih menarik lagi. Sehingga para pengguna dunia maya lebih merasa tertarik dan tentunya tidak membuat bosan dengan hasil/ bentuk website atupun program tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar